b. Apa yang sebenarnya terjadi?


a.       b. Apa yang sebenarnya terjadi?
7 April 2017
           Aku dimana? He!! Ternyata aku di kamar, berarti aku tadi mimpi buruk benar – benar mimpi yang sangat aneh. Gawat aku telat sekarang jam sudah jam 6, aku harus segera berangkat sekolah.
Sesampainya di sekolah
Jam 7, hah! (menghela nafas) untung aku belum telat, tunggu sebentar! kok sepi?  “ jangan jangan mereka sudah masuk “ aku langsung berlari ke kelas di kelas hanya ada satu orang, dia adalah Avif orangnya pendiam suka membaca buku, yang aneh darinya adalah warna matanya yang berbeda, berkacamata, sebelah matanya berwarna hitam dan sebelah lagi berwarna hijau, karena itu dia selalu menutupi sebelah matanya dengan rambutnya.
“ Avif yang lain pada kemana? “ tanyaku
“ kenapa kau hari ini masuk sekolah? Bukanya sekarang jadual untuk pariwisata? Apa kau tidak ikut? “ jawab dan tanya Avif
“ bukanya karya wisata itu jumat depan 7 april ? “
“ kau pikir sekarang hari dan tanggal berapa? “
“ bukanya sabtu 1 april “
“ apa kau mengigau? Sekarang tanggal 7 hari jumat “
Mendengar ucapan avif aku kaget dan langsung mengecek kalender, aku bertanya kepada avif, berapa hari aku tidak masuk sekolah? dia menjawab aku sudah satu minggu tidak masuk, aku semakin terkejud dengan hal itu.
“ he, vif “
“ apa “ jawab avif
“ kenapa kau tidak ikut ke karya wisata “ tanyaku sambil merasa panik dan gemetaran
“ karena aku tidak suka keramaian “
“ aku ingin menceritakan sesuatu kepadamu, tentang yang terjadi satu minggu lalu “ aku mulai merasa ketakutan, apakah itu memang nyata?
“ ceritakan saja “
Aku mulai menceritakan kepada Avif tentang apa yang terjadi di malam itu, tentang keluarga yang di bunuh dan kalau aku sudah mati. Tapi anehnya Avif ....
“ aku percaya (menjawab sambil senyum sinis) “ jawb avif
“ kenapa? Kenapa kau percaya? “
“ entah mengapa ceritamu terasa sangat nyata bagiku “
“ terus apa yang kau lakukan di sekolah? “
“ hanya menyelesaikan tugas! “
“ selama aku tidak masuk, ada kejadian apa? “
“ kalau hal yang terjadi selama satu minggu ini tidak ada, tapi mulai senin depan akan ada murid baru “
Senin depan akan ada murid baru semoga aku tidak mengalami hal aneh lagi, sepulang sekolah aku langsung berangkat kerja, dan di tempat itu aku berhenti, aku melihat mawar hitam itu lagi sambil mengingat pertemuanku dengan gadis cantik
Sesampainya aku di tempat kerja kak rian dan kak nisa yang begitu menghawatirkanku langsung memukulku sambil bertanya selama satu minggu ini aku pergi ke mana, dan aku hanya bisa menjawab kalau aku kurang sehat, saat aku masih berdebat dengan mereka berdua tiba tiba pak bos memangilku keruanganya.
“ aku kan sudah menyuruhmu untuk tidak melewati jalan yang biasanya, kenapa kau masih saja lewat sana “ pak bos yang menegurku
“ maaf, tapi kenapa anda bisa tau kalau akan terjadi pembunuhan di tempat itu? “ tanyaku
“ itu karena aku memiliki hubungan dengan dunia bawah. Jadi apa yang kamu lihat di malam itu ?“
Aku menceritakan kejadian di malam itu, kalau aku terbunuh, dan bertemu dengan Black Rose, dan juga pria misterius yang menyebut dirinya Black Cat.
“ selain bertemu dengan mereka berdua, apa kau tau apa yang mereka berdua katakan? “ tanya pak bos
“ sesaat setelah aku terbuhuh, aku seperti mendengar suara telfon, setelah itu aku tidak tau lagi” jawabku
“ berarti mereka sudah mulai bergerak “
“ mereka? Siapa? “
“ PROTOTYPE, mereka adalah organisasi yang terdiri dari 9 orang pembunuh bayaran, yang tidak di ketahui asal usulnya, salah satu dari mereka adalah Black Cat, karena kamu sudah terlibat dengan mereka berarti kamu akan terus terlibat “ ucap pak bos
Aku perkenalkan bosku, namanya Aika usia 27 th, latar belakang misterius, tinggi badan 170cm warna rambut putih, sama seperti Avif dia juga memiliki dua warna mata, hitam dan hijau ( aku sempat berfikir kalau mereka adalah saudara tapi ternyata bukan).
hari pun berlalu, aku pulang kerja meleweati jalan yang biasanya tiba tiba ada seorang pemuda berambut putih panjang dan menutupi sebelah matanya, dia menghampiriku.
“ hai, harfa apa kabar? “ ucap pemuda itu
“ siapa kau? Bagai mana kau tau namaku? “ jawab ku
“ maaf, namaku Adi,aku hanya ingin memberi salam kepada tetangga baruku, aku baru saja pindah di samping rumahmu “
Setela mengatakan itu Adi pun langsung pergi, aku langsung pulang dirumah tidak ada siapa – siapa karena orang tuaku sudah meninggal saat aku masih kecil, saat aku masuk kamar aku melihat darah di kamarku, aku bertanya – tanya darah siapa ini.
Tiba-tiba terdengar suara jendela kamarku yang di ketok oleh seseorang, aku langsung membuka jendela kamarku (we ini lantai 2) ada seseorang di sana, seseorang dengan pakaian hitam dia melayang di luar kamarku “ apa yang sebenarnya terjadi? “
“apa kau masih mengingatku, harfa? “ tanya orang misterius itu
“ tidak mungkin aku lupa, kau adalah Black Cat “jawabku
“ aku hanya ingin memberitahumu satu hal, 3 hari lagi kau akan mati lagi“
Black Cat pun pergi setelah mengatakan itu, dia menghilang tepat di hadapanku, aku pun teringat darah siapa yang ada di dalam kamarku, itu darahku sendiri tapi bagaimana ini terjadi, aku langsung pingsan setelah hal itu
Sabtu 8 april 2017
Aku bangun dari pingsanku, aku masih tidak bisa menerima hal hal yang terjadi selama 1 minggu ini, seakan tidak terjadi hal apapun, aku langsung pergi ke sekolah, karena karyawisata sudah selesai berarti sekolahan akan rame.
08.00
Aku berada di kelas berbicara dengan Avif “ aneh! kenapa jam segini guru belum masuk kelas” setelah aku mengatakan itu, panjang umur guruku masuk ke kelas dan...
“ semuanya hari ini kita kedatangan murid pindahan “ ucap bu guru, namanya Rosa dia wanita yang cantik, katanya dia mau menikah
“ tunggu sebentar bukanya murid baru itu datangnya masih besok senin?” tanya teman sekelasku
“ itu benar, tapi ini beda orang, silahkan masuk dan perkenalkan dirimu “
“ hai semuanya namaku Adi, Harfa, Avif apa kabar (sambil tersenyum) “
Tiba tiba ada seorang yang melempar buku ke arah Adi
“ aduh, sakit tau “ ucap adi setelah terkena buku
“ jangan senyum! Senyumanmu itu membuatku ingin muntah, dan kenapa kau pindah kesini, siapa yang menyuruhmu untuk kesini he “ ucap Avif selaku pelempar buku dan sambil marah, dan ini pertama kalinya aku melihat Avif marah
“ aku disuruh oleh Aryan “ jawab Adi
“ aku kan sudah bilang kalau aku sendiri saja sudah cukup “
“ apa kau lupa ketua Ais juga disini, e, maksud ku ketua Osis “ ucap Adi
“ Kau mengenal ketua Osis “ teriak satu kelas kepada Adi
“ kalian semua diamlah (teriak ibu guru ( kelihatanya dia sedang marah )) Adi kamu duduk di belakang Avif (tersenyum kembali)
“ memangnya ada apa dengan Ais? “ tanya Adi
“ duduklah nanti aku jelaskan, sebelum bu guru memasuki mode dewa perang lagi “ ucap Avif
Adi duduk di belakang Avif, itu berarti dia duduk di samping ku, dengan senyum dia menyapaku sekali lagi, dan benar apa kata Avif kalau senyumanya terasa sedikit menyebalkan, karena dia sebenarnya tidak bisa senyum dan dia memaksakan untuk senyum.
“ jadi apa hanya kamu yang disuruh kesini oleh Aryan? “ tanya Avif kepada Adi
“ Lucy tidak lama lagi akan pindah kesini juga, saat ini dia masih mengawasi Anggi “
“ kalau boleh tau Aryan itu siapa? Rasanya aku pernah mendengar nama itu “ tanyaku
“ maaf – maaf kalau Aryan mungkin kau tidak akan tau, tapi kalau Aika kau pasti kenal kan, Aryan Aika “ jawab Adi
“ maksudmu bos Aika? “
“ ya benar sekali, dan aku juga mau bilang kalau mulai nanti aku akan bekerja di Caffe “
“ kalian bertiga bisa diam tidak, kau anak baru jangan buat masalah di hari pertamamu, atau kau ingin bernasip seperti Ais saat hari pertama” bu guru yang mulai masuk ke mode dewa perang lagi
“ OK! “ jawab kami bertiga
Setelah insiden di kelas pagi itu aku masih saja memikirkan kejadian tadi malam, bagaimana bisa seseorang melayang kemudian menghilang, apa itu sihir?.
Tett.... bel bunyi istirahat, aku melihat kalau Avif dan Adi pergi ke raung OSIS. Aku membuntuti mereka ke ruangan osis, setibanya di ruangan osis aku melihat mereka berdua memasang sarung tinju sesaat sebelum masuk ke ruangan osis “ apa yang ingin mereka lakukan di ruangan OSIS dengan sarung tinju itu? “ seketika saat mereka membuka pintu ruang osis BOOM suara ledakan ditambah muka ketua osis yang terkena pukulan Avif dan Adi “ apa yang terjadi? “.
“ Adiru.......... lama tidak bertemu, apa kamu rindu denganku? “ kata Ais sambil melompat ke arah Adi
“ Gue gx kangen sama lu “ jawab Adi sambil memukul muka ketua Ais
A – Di – Ru?? Aku bertanya – tanya kenapa Adi di pangil Adiru? Adi – Adiru??? Ternyata hanya ketambahan “Ru”.
“ jadi ada apa? “ tanya ketua ais
“ ini soal Sifin, ada yang harus kita bicarakan “ jawab Avif
“ kita bicara di dalam saja! Tapi apa hanya bertiga? “
“ yang lain sedang ada urusan masing – masing, tunggu sebentar! Sebelum kita masuk, pintu yang hancur ini mau kita apakan? “
Dua hal yang membuatku semakin gila, pertama siapa itu Sifin? Aku sudah mendengar namanya dua kali, dan yang kedua tepat setelah membicarakan tentang pintu yang hancur, ketua Ais menjentikan jarinya seketika pintu yang hancur tadi langsung kembali seperti semula “ apa itu sihir? “.
“ harfa, apa kamu mau ikut? “ tanya Ais dengan senyuman lebar
Dari mana dia tau kalau aku ada di sini, ini jaraknya lebih dari +20M. Dan ini menbuatku berfikir kalau orang yang berada di jendela kamarku waktu itu adalah ketua OSIS.
“ apa boleh? “
“ tentu “ jawab Adi dan Avif
                                                                                                                       Ruang Osis
“ jadi bagai mana? “tanya Ais
Ais, usianya 17th, tinggi 176cm, tampan, rambut warna biru laut, pembuat onar.
“ boleh aku bertanya? “
“ tentu, apa yang ingin kamu tanyakan? “
“ kenapa kamu memangil Adi dengan adiru? “
“ itu karena nama aslinya Adiru, ada pertanyaan lain? “
“ ada “ tanya Adiru
“ ya adiru tanya apa? “
“ masalah apa yang kau buat saat pertama kali masuk ke sekolahan ini? “
“ he-he !! “
“ dari tawamu itu jangan – jangan kau mencuri pakaian dalam lagi? “
“ he-he!! Benar ( sambil tertawa dan mengangkat tangan kananya ) “
“ dasar otak sesum “
BOOM seketika kaki kanan Adiru mendarat di muka Ais, ais terpental keluar jendela, tunggu dulu! Inikan lantai 3 tingginya sekitar 7M “Apa dia tidak apa – apa? Apa kalian itu monster?”.
“OK !!! Karena Ais terlempar keluar jendela kita lanjutkan pembicaraan kita di Caffe Alpha“ ucap Adiru
“ apa Ais tidak apa – apa? “
“ tenanglah dia pernah jatuh dari ketinggian 50M dan tannpa luka sedikitpun ( sambil mengacungkan jempol ke arahku )

APA YANG SEBENARNYA TERJADIIIIIIIIIII, JELASKAN SEMUANYAAAAAAAA

<<<--- ||| --->>>